FreeAcheh.info
The Preparatory Committee of the Free Acheh Democratic Movement
       Siaran PressDownload This Document .doc format

The Preparatory Committee of the Free Acheh Democratic
Secretariats:
New York, United States
Tel/Fax. +1-718 337 8843

Stockholm, Scandinavia
Tel. + 46-739 756 532

E-mail: committee@freeacheh.info


Siaran Press
Untuk Disiarkan Segera

Pandangan Komite Tentang Situasi Semasa di Acheh

Salam sejahtera dari Komite beserta seluruh anggotanya kepada bangsa Acheh di manapun berada.

Meskipun kami akui bahwa keadaan di Acheh jauh lebih aman pasca perjanjian Helsinki, namun kejahatan yang bersifat kriminal biasa maupun pelanggaran HAM oleh para pihak yang melibatkan negara Indonesia beserta institusi militer dan polisi-nya masih tetap tinggi. Pihak Indonesia sendiri mengakui bahwa kenaikan angka kriminaliti mencapai 372 persen sejak MoU tersebut ditandatangani. Namun yang membedakan persoalan sekarang yaitu kebanyakan press atau media massa cenderung memberitakan implementasi perjanjian Helsinki dari sisi positifnya saja, dengan mengabaikan persoalan pelanggaran HAM maupun tuntutan pengadilan terhadap para pelaku (perpetrators) yang terlibat dalam kejahatan kemanusiaan pra MoU Helsinki dengan alasan untuk menciptakan situasi kondusif bagi menjaga perdamaian.

Komite mengkritisi secara terbuka terhadap sikap sejumlah besar media massa di Acheh yang sedemikian rupa, dan bila keadaan ini dibiarkan maka media atau press itu sendiri adalah ikut melanggar Hak Asasi Manusia. Yaitu hak publik untuk mendapatkan informasi aktual maupun faktual seperti yang terjabar dalam artikel 19 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia yang menegaskan hak-hak rakyat untuk mengeluarkan pendapat, memberi tahu dan diberitahu. Lebih lanjut, penegasan tersebut juga tersirat dalam artikel 18, 20, dan 27.

Hak publik dalam bidang komunikasi dan informasi juga terdapat dalam People's Communication Charter pada artikel 10 yang dapat diterjemahkan sebagai berikut: Bahwa seluruh rakyat berhak untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan umum berkaitan dengan ketentuan dalam hal informasi; pembangunan dan penggunaan ilmu pengetahuan; pemeliharaan, perlindungan dan pembangunan budaya; pilihan dan penerapan technologi komunikasi; dan kelembagaan maupun kebijakan dalam industri media. Karena itu Komite berharap kepada mass media beserta para journalis di Acheh agar memahami fungsi dan tugas media sebagai alat informasi dan sarana komunikasi yang bekerja untuk suatu kebutuhan fundamental hak asasi manusia.

Di sisi lain, Komite melihat bahwa masalah kurangnya transparansi dan kebebasan media dalam pemberitaan juga dikarenakan adanya penekanan dari pihak Indonesia melalui militernya untuk membungkam pemberitaan press tentang pelanggaran HAM dan kejahatan kemanusiaan lainnya. Hal itu jelas terlihat seperti yang dialami Koran Acehkita dalam pemberitaannya tentang keberadaan kelompok milisi yang akhirnya menuai tekanan dari pihak Indonesia yang merasa tidak puas. Perkataan Bambang Dharmono dalam interview dengan Acehkita (Sabtu, 20/4), di mana ia mengingatkan agar media itu tidak lagi menyebut perkataan milisi dengan alasan membuka masalah, adalah dapat dikategorikan sebagai bentuk penekanan atau tindakan intervensi terhadap kebebasan press yang mempunyai authoriti tersendiri dalam pemberitaan.

Menjadi pertanyaan sekarang jika pada saat ini di mana pihak Acheh Monitoring Mission (AMM) masih berada di Acheh, tetapi Indonesia masih berani melakukan intervensi terhadap media massa dan penundaan terhadap sejumlah besar isi perjanjian yang mereka tangani terutamanya masalah peradilan dan penegakan HAM, maka dapat dipastikan di masa mendatang kehidupan bangsa Acheh akan seperti sediakala. Yakni hidup di dalam society yang tertutup di bawah rejim kolonial yang militeristik dan tidak berkeadilan yang terus berusaha menghapus nasionalisme Acheh.

Pada akhirnya Komite meminta kepada bangsa Acheh untuk tetap siaga terhadap perubahan situasi politik dan arus propaganda Indonesia di Acheh, dan terus memperkuatkan barisan untuk melanjutkan perjuangan kemerdekaan melalui jalur demokrasi dan anti kekerasan.

New York, 9 Juni 2006

Signed

Eddy L. Suheri
Jurubicara

----------------------------------------------------
Siaran Press Sebelumnya:

Selamat Jalan Pahlawan Bangsa dan Wali Negara Yang Tercinta
SIARAN PRESS: Selamat Hari Raya dan Respon Terhadap Perkembangan Semasa
Tiga Tahun MoU Helsinki: Dari Hukum Tentara ke Hukum Belantara
Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun - Tgk. Ridwan Haji Mukhtar
Tanggapan Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik Atas Tuduhan Gubernur Acheh
Keputusan Joint Forum Tentang Struktur Komite dan Anggota Baru
Peristiwa Berdarah di Atu Lintang Wilayah Linge
Giliran Kita Akan Tiba
Dukacita Untuk Korban Musibah Gempa
Lokalisasi Pelanggaran HAM Di Acheh
RAKYAT ACHEH PERLU MEMAHAMI SITUASI DAN MUSLIHAT POLITIK
Siaran Press: Joint Forum Komite Ucapkan Selamat Kepada Para Anggota Baru
Milisi Anti Demokrasi KPA kembali lakukan penculikan dan pemukulan di Pase
Refleksi Setahun Pendirian Komite
Maklumat Komite Atas Berpulang ke Rahmatullah Tgk. Ghazali Abdul Hamid
Tindakan Segera: Dua orang aktivis diculik menjelang Pilkada
AMANAT MILAD ACHEH MERDEKA YANG KE-30 4 DESEMBER 1976 - 4 DESEMBER 2006
Perhatikan Siasat Kolonialis dan Bersatu Dalam Perjuangan Tanpa Kekerasan
Demo 1 Mei di Stockholm: Protes terhadap penjahat perang dan pelanggar-pelanggar HAM Aceh paska tsunami
Insiden Peudawa Membuktikan Indonesia Sebagai Musuh Perdamaian
Kebebasan berdemokrasi bangsa Acheh adalah tanggung jawab semua pihak

 

 

Daftar Bak Forum Jinoe!
  Menu

Deklarasi
Hubungi Kami
Respon Kami
Siaran Press
Free Acheh News Networks FANN
Tell us your thought Pendapat Anda
Pertanyaan-pertanyaan Lazim Soalan-soalan Lazim
Artikel Artikel
Downloads Downloads
 Links
AHRO
Free Acheh Democratic Free West Papua
Free Acheh Democratic ETAN
Free Acheh Democratic Acheh Eye
Forum Geutanyoe Free Acheh ForumsBan na bak web geutanyoe
 
Search

  Search Webs by Google
 
  Send to Friends
Friend's E-mail:
Your Email:
Your Message:
  
  Quote

 Discuss With Us
 Donation
 World Time
Acheh:
Australia:
Canada:
Egypt:
Houston:
Japan:
London:
Malaysia:
New York:
Scandinavia:
 Support Us

Creative Commons License 2006 - 2010 The Preparatory Committee of the Free Acheh Democratic. I Love Acheh campaign PUT this logo on your website
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 License
.