FreeAcheh.info
The Preparatory Committee of the Free Acheh Democratic Movement
|
| Siaran Press |  |
|
Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik Komité Peukeumah Acheh Merdehka Demokratik Preparatory Committee of the Free Acheh Democratic
SEKRETARIAT: Kutaradja, Acheh New York, United States Stockholm, Scandinavia committee@freeacheh .info www.freeacheh. info
Siaran Press: Tentang Peristiwa Berdarah di Atu Lintang Wilayah Linge
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un
‘Perdamaian Pura-Pura’ yang diciptakan oleh GAM dan Pemerintah indonesia kembali menelan korban nyawa. Bersamaan dengan usaha keras penjajah indonesia untuk memecah belah Negara Acheh, dengan motif untuk menduduki tanah kita dan menjadikan bangsa Acheh terasing di tanah leluhurnya sendiri, tindak teror terhadap rakyat Acheh pun kembali bermunculan.Belum juga berhasil usaha tersebut mereka lakukan, namun rakyat Acheh di dataran tinggi Gayo sudah mendapat tekanan dan teror dari kaum penjajah indonesia, seperti yang terjadi pada peristiwa pembakaran kantor Komite Peralihan Aceh (KPA) pada hari Sabtu, 1 Maret 2008, di Kampung Meurah Pupok, Takengon, yang mengakibatkan enam orang anggota KPA meninggal dunia.
Untuk itu, kami, atas nama Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik, menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban meninggal dan luka-luka. Kami turut merasakan ketidak-adilan dan teror yang mereka rasakan atas musibah ini. Namun yakinlah, bersamaan dengan perjuangan kita untuk kemerdekaan bangsa Acheh, janji Allah atas keadilan di hari Akhir merupakan sesuatu yang pasti.
Kepada saudara kami bangsa Acheh, bangsa para pejuang, kami kembali mengingatkan saudara semua untuk mewaspadai tipu daya penjajah Indonesia yang sedang berusaha keras memecah belah bangsa kita. Untaian panjang sejarah Acheh telah membuktikan bahwa kaum penjajah bukanlah pihak yang patut untuk menerima kerjasama dari bangsa Acheh, apalagi bila kerjasama tersebut berupa ‘Perdamaian Pura-Pura’ yang berujung pada pemecah-belahan bangsa Acheh.
Kami peringatkan kepada para kakitangan penjajah indonesia di Acheh, termasuk gubernur dan kepala polisi, agar tidak terus menerus meracuni bangsa Acheh dengan pernyataan yang menyimpang dari kenyataan. Penjelasan para pihak tersebut kepada media massa bahwa pembantaian itu hanyalah kejadian kriminal biasa, adalah suatu kesimpulan dini (premature), karena pernyataan itu dikeluarkan sebelum dilakukan sebuah investigasi yang menyeluruh. Di sisi lain, pernyataan tersebut juga bertujuan untuk mengecilkan suatu perkara besar serta memberi peluang kepada mereka yang menjadi otak dari kejahatan kemanusian itu untuk lari dari sanksi hukum. Tragedi Atu Lintang jelas memiliki motivasi politik, yang diperkuat dengan adanya pengerahan massa oleh suatu kelompok yang selama ini merupakan alat penjajah untuk menghancurkan perjuangan bangsa Acheh.
Dan yang terakhir, kepada saudara kami yang masih dibuai mimpi ‘Perdamaian Pura-Pura’, segeralah bangun dan berhenti memanipulasi bangsa Acheh dengan imajinasi mimpi saudara. Sadarlah bahwa Perdamaian bukanlah ketiadaan unsur konflik, tetapi Perdamaian adalah hadirnya unsur keadilan yang tak akan mungkin saudara dapatkan dari penjajah indonesia.
Kutaradja, 3 Maret, 2008
Madinatul Fajar Komisi Hak Asasi Manusia Perlindungan Alam dan Dokumentasi
---------------------------------------------------- Siaran Press Sebelumnya:
• Selamat Jalan Pahlawan Bangsa dan Wali Negara Yang Tercinta • SIARAN PRESS: Selamat Hari Raya dan Respon Terhadap Perkembangan Semasa • Tiga Tahun MoU Helsinki: Dari Hukum Tentara ke Hukum Belantara • Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun - Tgk. Ridwan Haji Mukhtar • Tanggapan Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik Atas Tuduhan Gubernur Acheh • Keputusan Joint Forum Tentang Struktur Komite dan Anggota Baru • Giliran Kita Akan Tiba • Dukacita Untuk Korban Musibah Gempa • Lokalisasi Pelanggaran HAM Di Acheh • RAKYAT ACHEH PERLU MEMAHAMI SITUASI DAN MUSLIHAT POLITIK • Siaran Press: Joint Forum Komite Ucapkan Selamat Kepada Para Anggota Baru • Milisi Anti Demokrasi KPA kembali lakukan penculikan dan pemukulan di Pase • Refleksi Setahun Pendirian Komite • Maklumat Komite Atas Berpulang ke Rahmatullah Tgk. Ghazali Abdul Hamid • Tindakan Segera: Dua orang aktivis diculik menjelang Pilkada • AMANAT MILAD ACHEH MERDEKA YANG KE-30 4 DESEMBER 1976 - 4 DESEMBER 2006 • Perhatikan Siasat Kolonialis dan Bersatu Dalam Perjuangan Tanpa Kekerasan • Pandangan Komite Tentang Situasi Semasa di Acheh • Demo 1 Mei di Stockholm: Protes terhadap penjahat perang dan pelanggar-pelanggar HAM Aceh paska tsunami • Insiden Peudawa Membuktikan Indonesia Sebagai Musuh Perdamaian • Kebebasan berdemokrasi bangsa Acheh adalah tanggung jawab semua pihak
|
|
 |
| Search |
 |
Search Webs by Google
|
 |
 |
 |
|
|
 |
| World Time |
|
 |
 |
Acheh:
Australia:
Canada:
Egypt:
Houston:
Japan:
London:
Malaysia:
New York:
Scandinavia:
|
|
|
|
 |
|
|
|
|